Senin, 22 Desember 2014

#20 Dua Puluh


Pendidikannya di PGA(pendidikan guru agama) sudah mendekati kelulusan.bapak dan simbok tidak sabar menunggu saat itu tiba.sejak sekolah dasar hingga menjelang kelulusannya sudah terhitung empat puluh orang pria yang kecewa karena pinangannya tidak diterima. Selain dari penduduk kampungnya sebagian lagi lagi dari tetangga desa dan luar kota. sungguh godaan yang besar.Tapi sungguh itu semua bukan karena kesombongan sang bunga desa tapi karena tekadnya yang ingin melanjutkan pendidikan.
Setelah lulus sang bunga desa mengabdi menjadi guru di taman kanak kanak. Honor pertama yang diterima kala itu sebesar enam ribu rupiah. hal itu semakin membuat orang orang yang suka menghinanya semakin menjadi jadi.ternyata walaupun sekolah juga bayarannya tidak lebih tinggi dari mereka. tapi sang bunga desa tetap berkeyakinan bahwa gusti Allah telah mengatur segalanya.doa dan ikhtiar pun terus dijalankan...‪#‎kembangdesa‬

Tidak ada komentar:

Posting Komentar